INFORMASI PERUSAHAAN (COMPANY INFO)

Informasi tentang data perusahaan seperti nama, alamat, tahun fiskal, start date (tanggal mulai database ACCURATE), currency yang dipakai sebagai default report dan warning period saat mengisikan transaksi di ACCURATE dapat Anda isi melalui menu utama Persiapan – Informasi Perusahaan (Setup – Company Info).

 Formulir pengisian Informasi Perusahaan terdiri dari 3 Tab yaitu :

  1. Tab General. Pada Tab ini Anda dapat mengisi informasi Umum tentang Perusahaan Anda yang meliputi :
    1. Company Name : Nama lengkap perusahaan. Nama ini akan ditampilkan sebagai Header pada saat Anda mencetak Invoice dan Laporan. Pengetikan nama lengkap perusahaan dapat dilakukan max. 60 karakter.
    2. Address 1 : Alamat perusahaan (Nama Jalan dan No)
    3. Address 2 : Alamat perusahaan (Nama Kecamatan, Kota dan Kabupaten).
    4. Address 3 : Nama Propinsi
    5. Zip Code : Kode Pos
    6. Phone No : Nomor Telepon Perusahaan
    7. Fax No : Nomor Fax Perusahaan
    8. Country : Nama Negara tempat Perusahaan Berdomisili.
    9. Default Currency : Mata uang dasar yang dipakai oleh suatu perusahaan ketika melakukan transaksi dengan menggunakan mata uang lain.
    10. Tab Accounting Period. Pada tab ini, Anda dapat mengisi informasi sehubungan dengan periode Akuntansi perusahaan Anda, yang meliputi :
    11. Start Date : Tanggal saldo awal database atau tanggal mulai pembukuan menggunakan ACCURATE. Contoh : Anda akan mulai menggunakan ACCURATE untuk mencatat transaksi keuangan perusahaan Anda di Tahun 2015 dengan kondisi Anda mempunyai data saldo dari pembukuan Anda yang lama (tahun buku 2014). Untuk kondisi ini Anda dapat menginput Start Date 31-12-2014. Jika perusahaan Anda baru berdiri dimana Anda tidak mempunyai data saldo dari pembukuan lama, maka Anda dapat menginput Start Date 01-01-2015
    12. Fiscal Year : Pada kolom ini isi tahun buku perusahaan. Biasaya kolom ini diisi dengan tahun yang Anda input pada kolom Start Date. Contoh : jika start date 31-12-2014 maka kolom fiskal year dapat Anda isi dengan tahun 2014. Pengisian tahun fiskal dapat dilakukan dengan mengetikkan dua digit angka saja, jadi untuk tahun 2014 cukup diketik 14 saja.
    13. Default Period : Secara otomatis terisi sesuai dengan tanggal system komputer Anda.
    14. Warn If Before ……. or ……. After Default Period : Memunculkan warning jika tanggal transaksi yang Anda input …. bulan/tahun sebelum default period atau ….bulan/tahun setelah Default Period, tetapi Anda masih dapat melanjutkan penginputan transaksi tanpa harus mengubah tanggal.

Contoh:
Periode Default menunjukkan periode Oktober 2015. Anda mengisi Warn If Before 2 Month or 1 Month After Default Period. Artinya : ACCURATE akan menampilkan warning (peringatan) pada saat Anda menginput atau mengedit transaksi dengan tanggal sebelum September 2015 atau jika Anda menginput atau mengedit transaksi dengan tanggal setelah Oktober 2015. 

15. Error If Before ……. or ……… After Default Period : Memunculkan Error jika tanggal transaksi yang Anda input ….. bulan/tahun sebelum Default Period atau ….. bulan/tahun setelah Default Period. Anda tidak akan dapat melanjutkan penginputan transaksi dengan tanggal yang dibatasi kecuali Anda mengganti dengan tanggal yang diijinkan.

Contoh :
Periode Default menunjukkan periode Oktober 2015. Anda mengisi Error If Before 2 Month or 1 Month After Default Period. Artinya : ACCURATE akan menampilkan ERROR pada saat Anda menginput atau mengedit transaksi dengan tanggal sebelum September 2015 atau jika Anda menginput atau mengedit transaksi dengan tanggal setelah Oktober 2015.

2. Tab Tax. Pada tab ini Anda dapat mengisi informasi data pajak yang meliputi :

  • Company Name : Nama lengkap perusahaan yang nantinya akan ditampilkan pada saat Anda mencetak Faktur Pajak Standart.
  • Address : Alamat perusahaan yang nantinya akan ditampilkan pada saat Anda mencetak Faktur Pajak Standart.
  • Form Serial Number : Nomor seri Faktur Pajak Standart yang akan ditampilkan pada kolom pertama nomor seri Faktur Pajak Standart.
  • Tax Registration Number : NPWP Perusahaan.
  • Taxable Company’s No : NPPKP Perusahaan.
  • Taxable Company’s Date : Tanggal Pengukuhan Perusahaan sebagai Pengusaha Kena Pajak.
  • Branch Code : Kode Cabang
  • Type : Jenis perusahaan bergerak di bidang apa.
  • KLU : Kode Lapangan Usaha.

3. Tab Branch ID. Pengisian kode cabang pada tab ini berhubungan dengan aktifitas Ekstrak Impor transaksi.

Informasi lainya tentang accurate, klik disini

Sinkronisasi Offline Data Penjualan RENE dan ACCURATE Di Masing-Masing Gudang

Sinkronisasi offline rene dan accurate adalah Proses Export Import transaksi Rene ke ACCURATE dapat dilakukan secara Online maupun Offline. Export Import transaksi secara Offline transaksi Rene ke database ACCURATE diperlukan jika misal lokasi database Rene dengan database ACCURATE ada dibeda tempat, contoh dabase Rene ada yang di Medan dan Surabaya sedangkan database ACCURATE ada di Jakarta.

Berikut ini dijelaskan bagaimana kita Export transaksi secara offline dari Rene :

  • Dari Rene Administrator yaitu dari Start | All Program | CPSSoft | RENE 2 | RENE Administration. Setelah login pilih menu Perusahaan | Accurate 4, pilih Offline
  • Di menu Export Data tentukan untuk data yang akan di Export, pilih untuk Penjualan
  •  sinkronisasi Accurate dan RENE
  • Di menu Pilihan Data tentukan untuk data yang akan di Export, pilih untuk Semua Penjualan & Bawa juga data Barang dan Pelanggan baru yang belum terekspor.
  • Di menu Referensi Akun Perkiraan tentukan untuk akun Bank Tunai dan akun Pembulatan Struk nya.
  • Di menu Nama Gudang tentukan gudang yang akan di gunakan pada transaksi database RENE.
  • Di menu Kode Cabang di isikan kode cabang untuk mengidentifikasi data toko yang akan di Export.
  • Untuk setup kode cabang di Accurate dari menu Setup | Company Info | pilih tab Branch ID  (Tampilan gambar Branch ID dibawah ini dari tampilan ACCURATE)
  • Masih di Rene Administrator, di menu Export tentukan nama file data yang akan di Export, jika sudah di save maka bisa di klik Export
  • Untuk  proses Exportnya seperti tampilan gambar di bawah
  •  

Berikut cara Import ke Database ACCURATE :

  • Jika proses Exportnya sudah selesai dilakukan di RENE, selanjutnya dari program Accuratenya dilakukan Import data, caranya di Accurate masuk menu Files | Export Import Transaction
  • Setelah muncul tampilan modul Export Import, klik menu Import untuk memasukan data yang akan di Import
  • Pilih nama file yang sebelumnya disave dari hasil Export di RENE, klik Open
  • Tunggu proses Import, setelah selesai akan muncul konfirmasi seperti dibawah ini
  • Klik OK, Import selesai
  • Untuk cek dari hasil import transaksi yang masuk di Accurate dari menu List | Sales | Sales Invoice
  • Di tampilan List | Sales Invoice akan muncul transaksi penjualan yang di Export dari RENE
  • Lakukan cara yang sama untuk database RENE lainnya/berikutnya yang ingin di sinkronisasi dengan database Accurate. Yang perlu diperhatikan pada saat kita memilih Gudang di tampilan Setting Sinkronisasi Offline, tepatnya di menu Nama Gudang, ketik nama gudang yang akan di singkronisasi di sini misalnya untuk gudang kedua yang akan di sinkronisasi adalah Gudang “Material” dan juga untuk kode cabangnya di input sesuai dengan kode cabang dari database RENE Gudang Material. Selanjutnya langkahnya sama seperti sebelumnya.
  • Jangan lupa untuk menambahkan kode cabang dari database RENE Gudang Material di bagian list Branch ID database Accurate. Proses pendaftaran kode cabang database Rene ke Company Info ACCURATE cukup sekali, untuk berikutnya kita tinggal export dan import saja.
  • Catatan : Sebelum dilakukan langkah-langkah diatas, pastikan didatabase ACCURATE kita sudah melisting nama gudang-gudang yang dimaksud dari List | Inventory | Warehouse.

 

Demikianlah informasi sinkronisasi offline rene dan accurate, informasi lainnya klik disini

RENE – NOPD (Nomor Objek Pajak Daerah)

Pada RENE versi terbaru memiliki fitur Pajak Online untuk menghasilkan file berformat .txt yang dapat digunakan untuk melaporkan Pajak Daerah ( NOPD ) dari setiap transaksi kita yang dikenakan Pajak Daerah.

Pajak Daerah tidak lagi dibayarkan kepada KPP (Kantor Pelayanan Pajak) namun kepada UPPD (Unit Pelayanan Pajak Daerah/Pemda terkait). Pada RENE ini ada fitur Pajak Online namun belum bisa terhubung langsung dengan UPPD tsb namun akan menghasilkan satu file berformat .txt  yang di dalamnya terdapat informasi terkait transaksi pada restoran tsb. Jika pada UPPD tadi memiliki program yang dapat merubah file .txt tadi menjadi bentuk file yang memang digunakan untuk pembayaran pajaknya maka bisa diserahkan, kalau tidak ada pun juga bisa diserahkan saja file .txt nya ini.

Semua transaksi yang sudah dikenakan Pajak Utama nya akan tercatat/record ke dalam file .txt ini, berikut panduan terkait fitur RENE NOPD pajak online ini :
. NOPD Pajak Online

  • Buka RENE Administrator lalu pilih menu Perusahaan | Preferensi | Pajak,
  • Centang kotak Pajak Utama lalu inputkan Nama, Kode Pajak serta presentase yang digunakan,
  • Aktifkan fitur Pajak dihitung TANPA dikurangi diskon akhir struk | aktifkan fitur Pajak Online,
  • Inputkan NOPD nya misal 123456789,
  • Lokasi file yang akan menjadi tempat disimpannya file .txt misal :   C:\Users\CPSSOFT\Desktop
  • Kolom Prefix File inputkan huruf abjad kapital sesuai dengan tipe usaha pada RENE, misal Resto maka inputkan kode R, sehingga file txt yang dihasilkan seperti :  R123456789_20150303000000.txt
  • Pada barang dagangannya agar dikenakan Pajak, buka menu Persediaan | Barang | pilih salah satu item | pilih tab Informasi Tambahan | centang kotak Pajak Utama agar barang tsb dikenakan Pajak.

.

 

Informasi lainnya RENE 2 Klik disini

Menampilkan Nomor Voucher Belanja Pada Struk RENE

Untuk menampilkan nomor voucher belanja ( struk belanja rene ) yang sudah kita buat pada Master Voucher agar bisa tampil di Struk, maka langkah yang harus dilakukan adalah sbb:

  • Pilih menu Desain | Cetak Struk | Pembayaran, kemudian klik “Desain”
  • Di layar Designer, silahkan klik “Text Object”
  • Setelah muncul kotak Memo, masukan rumus [Voucher No] lalu klik OK.

.struk belanja rene

.

Informasi lainnya tentang RENE klik disini

Setting Pembulatan di Layar Kasir RENE

Untuk melakukan setting pembulatan di layar RENE Kasir, maka langkah yang harus dilakukan adalah sbb:

  • Buka RENE Administrator.
  • Pilih menu Perusahaan | Preferensi | Pembulatan Struk.
  • Ceklis kotak “Ya, Toko kami membulatkan nilai belanjaan“
  • Kemudian pilih opsi pembulatan yang diinginkan. Misalnya mau naik atau turun ke pecahaan tertentu. Perhatikan juga kotak bagian simulasi pembulatan agar kita bisa tahu seperti apa hasil setting yang kita lakukan.

.setting layar kasir rene

 

Informasi lainnya tentang RENE klik disini

Menambah Baris Per Halaman Di Daftar Barang RENE 2

Pada Daftar Barang di RENE 2 untuk menambah kan, kita lihat bahwa tampilan dari Daftar Barang tsb formatnya adalah per halaman. Artinya kalau barangnya dalam jumlah banyak, bisa dilihat dengan mengganti halaman tampilan Daftar Barang itu. Caranya, klik tanda panah kanan atau kiri untuk mengganti halamannya.

.

Namun jika cara ini dirasa kurang nyaman, kita bisa membuat tampilan Daftar Barang itu lebih simple dengan menambah baris dari daftar barang nya. Sehingga, barang-barang yang ada di halaman selanjutnya bisa pindah ke halaman muka pada RENE.

Caranya:

  • Pada tampilan Daftar Barang, double klik di tulisan Hal 1.
  • Akan muncul kotak dan bisa di-set field “Baris per Halaman”-nya sesuai kebutuhan.
  • Jika sudah, klik OK.

.daftar barang rene

Dengan begitu, jika mau melihat barang yang sebelumnya ada di halaman selanjutnya, kita cukup scroll layar Daftar Barang saja.

Demikian info untuk menambah barang pada rene , Informasi lainnya RENE 2 klik disini

Menampilkan Nama Pelanggan / Customer Di Struk RENE

Jika ada kebutuhan ingin menampilkan nama pelanggan / customer di struk RENE nya, langkahnya adalah sbb :

  • Masuk dari RENE Administration | Desain | Cetak Struk | Kemudian klik Desain | Nanti akan muncul tampilan desain dari struk RENE nya
  • Klik Text Object, dan tempatkan di tempat dimana ingin dimunculkan variable Customer Name nya, sebagai contoh ini ditempatkan dibagian Header seperti pada gambar dibawah ini :
  •  
  • Nanti akan muncul table Memo, kemudian klik Insert Expression | Masuk ke tab Variable | Di folder Master, silahkan pilih yang “Customer Name” dengan cara klik 2x, lalu klik OK.
  • Setelah itu bisa dicoba tes Preview dengan mengklik icon kaca pembesar yang ada di atas menu tersebut. Jika hasilnya sudah OK, silahkan bisa di close, kemudian jangan lupa untuk mengklik SIMPAN seperti pada gambar dibawah ini :
  •  Struk Customer

Setelah itu silahkan buka RENE Cashiernya, dan coba tes lakukan print out struk, untuk mengetahui apakah nama pelanggan / customer nya sudah bisa ditampilkan atau belum pada struk .

  Informasi lainnya tentang RENE klik disini

Export Import Transaksi RENE ke Database ACCURATE Secara Otomatis

Berikut adalah langkah-langkah untuk melakukan sinkronisasi export import secara otomatis beserta perilaku dari ACCURATE dan RENE atas proses sinkronisasi tsb.

  • Install Program ACCURATE Service Engine di komputer dimana database ACCURATE berada. Lihat video cara Installasi, klik disini.
  • Installasi ini akan menginstal Service “ACCURATE Service Engine”. Bisa dilihat di daftar Services(Start | Control Panel | Administrative tools | Services).
  • Instalasi ini juga akan menghasilkan program ACCURATE Service Setting, dimana muncul di Start | All Program | CPSSoft | ACCURATE Service | ACCURATE Service Setting. Program service setting, berfungsi mengkonfigurasi ACCURATE service nya.
  • Jadi misal ada program RENE yang mau otomatis datanya ter-export dan ter-import ke database ACCURATE, maka database ACCURATE nya harus di daftarkan di ACCURATE Service Setting dulu. Isikan juga nama databasenya. Nama ini berfungsi untuk menyingkat penamaan saat di program RENE nya nanti mau konek.
  • Lihat video cara setting ACCURATE Service Setting & Setting di Rene Administrator nya, klik disini.

Data-data yang otomatis terkoneksi (RENE versi  2.1.1) Data RENE otomatis terexport ke ACCURATE :

  1. Daftar barang
  2. Daftar kategori barang
  3. Daftar pelanggan
  4. Daftar pemasok
  5. Daftar kategori pelanggan
  6. Penjualan ataupun penjualan retur

RENE otomatis menarik data ACCURATE untuk:

  1. Daftar barang yang diinput dari ACCURATE sendiri
  2. Daftar Kategori barang
  3. Selling Price Adjustment
  4. Daftar Pemasok

Catatan #1 : Semua data yang di export ke ACCURATE atau RENE menarik data dari ACCURATE adalah semua data yang baru (Create New). Jadi jika ada edit tidak akan di ambil lagi / disesuaikan lagi. Begitu juga kalau  ada terjadi hapus, maka juga tidak di sesuaikan lagi. Catatan #2 : Saat baru pertama kali setting koneksi ini, maka saat save akan ditanyakan mau Sikronisasi atau tidak. Di jawab ya.  Sinkronisasi export import otomatis adalah proses persiapan agar koneksi RENE ke ACCURATE dapat berjalan mulus. Yang dilakukan adalah :

  • Menyamakan data barang, jadi RENE mengeksport barang nya ke ACCURATE dan juga menarik barang dari ACCURATE, kalau ada kode yang sama, tidak di export dan juga tidak ditarik.
  • Mengeksport daftar customer supaya export transaksi penjualan nya nanti di pastikan berhasil
  • Mengecek Pajak dan ratenya di ACCURATE dan menyamakannya dengan RENE, agar saat proses Export transaksi penjualan nya berhasil dan hitungan pajaknya benar.
  • Menyamakan sales invoice nya. Kalau Nomor Invoice nya sudah ada, maka tidak di export. Jadi supaya user yang sudah melakukan export sales manual sebelumnya otomatis tidak di export ulang lagi. Jadi dipastikan semua data sales di RENE sudah ada di ACCURATE.

Informasi lainnya tentang RENE klik disini

Unregister RENE 2

Unregister atau migrasi rene dan apabila Anda memiliki RENE versi 2 ada kondisi pada suatu saat Anda akan memindahkan license tersebut ke PC lain. Berikut ini langkah-langkah untuk melakukan proses unregister atau migrasi RENE versi 2 dari satu PC ke PC yang lain.

  • Anda login terlebih dahulu ke http://register.cpssoft.com/
  • Klik pada bagian RENE2, lalu masukkan Phone No dan Password yang telah Anda daftarkan lalu klik Login.
  • Jika berhasil, akan tampil informasi Daftar Serial Number, silahkan Anda klik Icon Burung pada baris atau nomor yang akan dimigrasi.
  • Selanjutnya akan tampil informasi Computer No (Old), Serial No (Old), dan juga Computer No (New). Masukkan pada bagian Computer No (New), nomor komputer RENE yang akan menerima pemindahan registrasi dari komputer yang lama.
  • Selanjutnya klik Migrasi Serial No, sehingga muncul konfirmasi Nomor Komputer yang baru beserta dengan Serial No nya.
  • Jika berhasil langkah selanjutnya masukkan Serial No yang baru dari Start | All Programs | CPSSoft | RENE2 | RENE Registration, lalu pilih opsi “Sudah Registrasi Melalui Web Registrasi RENE2“.
  • Setelah berhasil dimasukkan pada field yang tersedia, akan dikonfirm Migrate From SN, isikan pada field tsb Serial No Lama dari komputer RENE sebelumnya.
  • Jika semua informasi telah terisi klik Register.

 

Informasi laiinya tentang RENE klik disini

Cara Merestore File Backup(.GBK) RENE, Jika Database(.GDB) Mengalami Kerusakan

Apabila database RENE2 Anda mengalami kerusakan, sedangkan yang Anda miliki hanya file GBK dari database tersebut, berikut ini langkah-langkah untuk merestore file GBK  ( Backup ) RENE Anda menjadi data GDB.

  • Anda buka RENE Hardware terlebih dahulu dari Start | All Programs | CPSSoft | RENE2 | RENE Hardware Setup.
  • Pada bagian Koneksi, Anda setting terlebih dahulu menuju Database Sample, caranya dengan click Browse dan pilih database sampel yang secara default berada di C:\Program Files\CPSSoft\RENE2Server\Sample. Anda pilih salah satu database sampel yang ada, bisa tipe Retail, Salon, Apotik, ataupun Resto, lalu click Tes Koneksi.
  • Apabila dikonfimasi Database Berhasil Terkoneksi, silahkan tekan Selesai.
  • Langkah selanjutnya Anda buka RENE Administration dari Start | All Programs | RENE2 | RENE Administration.
  • Masukkan User ID dan Password nya yaitu 123456 (default), lalu click pada menu Perusahaan | File Database | Restore.
  • Tentukan pada bagian field Nama File Backup dengan Alamat dan Nama file GBK yang akan direstore, sedangkan pada field Nama File Restore tentukan Alamat dan Nama Database hasil restorenya.
  •  merestore file backup
  • Selanjutnya click Restore dan tunggu hingga dikonfirmasi selesai.
  • Setelah berhasil, Anda set kembali dari RENE Hardware Setup pada bagian Koneksi, dengan alamat dan nama file GDB hasil merestore file backup tersebut.
  • Selanjutnya Anda dapat membuka file hasil restore tadi dari RENE Administration ataupun RENE Cashier untuk memastikan kondisinya telah normal kembali.


Informasi lainnya tentang RENE klik disini